Text
Sekolah Patung Delia
Delia menguap bosan mendengarkan rumus yang diajarkan
Pak denis, guru Matematika yang terkenal galak di sekolahnya.
Sedari tadi, Delia sangat berharap bel istrahat sekolah segera
berbunyi. Saking bosannya, Delia sudah tidak tahan menaruh
kepalanya diatas meja dan tidak perduli lagi dengan ucapan
Pak Denis didepan kelas. AC kelas yang sangat dingin membuat
Delia dalam sekjap tidak tau lagi apa yang terjadi di dalam kelas
Delia terbangun sekaligus terkejut. Ia merasa sudah
sangat lama sekali tertidur dikelas.
Buru-buru ia mengecek jam tangan yang ada
ditangan kirinya. Ia menarik napas lega sambil
mengucep kedua matanya.
Tapi kelegaannya tidak bertahan lama saat
ia melihat sekeliling kelas.
"Aaa!" teriak delia kaget.
Delia meliaht temen-temennya tidak bergerak.
Bukan karna tertidur, tapi mereka berubah
menjadi patung! Tidak hanya itu, sekolahnya
tiba-tiba berubah menjadi rusak dan terliaht
menyeramkan. Apa yang baru saja terjadi?
| 519-2024-C1 | 813 KAM s C1 | Perpustakaan SDI Al Azhar 19 Sentra Primer (Rak Fiksi) | Tersedia |
| 589-2024-C2 | 813 KAM s C2 | Perpustakaan SDI Al Azhar 19 Sentra Primer (Rak Fiksi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain