Cut Meutia Berjuang sampai Akhir Hayat
Cut Meutia merupakan satu-satunya anak perempuan dari lima bersaudara yang dimiliki pasangan Teuku Ben Daud dan Cut Khadijah, yang lebih dikenal dengan Tjut Jah.
Empat kakak laki-laki Cut Meutia, yaitu Teuku Cut Beurahim, Teuku Muhammadsyah, Teuku Cut Hasan, dan Teuku Muhammad Ali.
Ayah Cut Meutia, Teuku Ben Daud, adalah seorang uleebalang raja.
Beliau memimpin di Wilayah Pirak yang termasuk dalam daerah keuleebalangan Keuruetoe.
Sekarang ini, Pirak dikenal sbagai Peureulak.
Meskipun berada dibawah wilayah Kesultanan Aceh Darussalam, daerah Piak yang merupakan tempat kelahiran Cut Meutia itu adalah daerah otonom. Artinya, daerah yang berdiri sendiri atau memiliki pemerintahan sendiri.
Karena itu, mereka bisa memutuskan sendiri perkara-perkara yang ada dalam tataran atau tingkat rendah.
| 053-2025-C1 | 920 KIM c C1 | Perpustakaan SDI Al Azhar 19 Sentra Primer (Rak Fiksi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain