Aisyah Binti Abu Bahar : Badai Fitnah
Sejarah Islam pernah mencatat peristiwa kelam, terbunuhnya Khalifah Utsman bin Affan oleh kaum munafik.
Ali bin Abi Thalib yang saat itu menggantikan tongkat kepemimpinan Khalifah Utsman bin Affan dihadapkan pada pilihan yang sama-sama sulit.
Sebagian menuntut penyelidikan atas terbunuhnya Khalifah Utsman, sebagian lagi menuntut stabilitas kepemimpinan.
Ummul Mukminin Aisyah termasuk yang menuntut segera ditangkapnya pembunuh Khalifah Utsman bin Affan.
Bersama Thalhah bin Ubaidilah dan Zubair bin Al-Awwam, Ummul Mukminin Aisyah menggalang kekuatan untuk menekan Khalifah Ali bin Abi Thalib agar segera menuntaskan kasus tersebut dengan cara damai.
Semua pihak ingin menyelesaikannya dengan cara damai.
Akan tetapi, ada pihak yang tidak menginginkan perdamaian.
Mereka adalah kaum munafik. Dipimpin oleh Abdullah bin Saba, mereka terus melakukan adu domba dan menyulut konflik antara pihak Khalifah Ali bin Abi Thalib dan pihak Ummul Mukminin Aisyah.
Terjadilah Perang Jamal akibat dari disebarnya fitnah dan tipu daya dari para pembenci Islam.
| 223-2026-C1 | 2x9.2 FAH a C1 | Perpustakaan SDI Al Azhar 19 Sentra Primer (Rak Fiksi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain